review VII

SYIRIK BUDDHISME

Pandangan Islam terhadap Buddhisme mengenai syirik bukan hal yang tertutup lagi. Buddhisme sebagai hal yang tidak berlindung kepada Allah (Tuhan) adalah penyembah berhala. “Dalam Islam, Syirik (syirk) bukan hanya kesalahan doktrinal ‘mengadakan sekutu-sekutu’ bagi Allah, atau menganggap berhala sebagai Tuhan; juga ‘dosa’ menyembah sesuatu selain Allah” (88). Islam memandang Buddhis sebagai penyembah patung. Apalagi sering kita dengar kata “tiada Tuhan selain Allah” dalam terjemahan adzan di televisi. Bahwa hanya Allah yang patut disembah.

Pandangan salah Islam terhadap Buddhisme yang melihat umata Buddha sedang sujud kepada patung dianggap sebagai penyembah berhala. Buddha rupang bukan yang disembah oleh umat Buddha, melainkan hanya sebagai simbol. Jika Buddhisme menyembah patung, umat islam juga menyembah batu. Umat Islam sholat selalu menghadap ke kabah. Sedangkan kabah tertutup dengan kain, padahal kabah hanya berupa bongkahan batu, bahkan kemungkinan di dalam kabah berisi patung Buddha. Bongkahan batu bukan hal yang memiliki estetika dibandingkan patung Buddha.

Buddhisme tidak mengenal adanya Tuhan ataupun Allah sebagai hal tertinggi. Konsep tertinggi Buddhisme adalah Nibbana sebagai tujuan akhir. Tuhan hanya dikenal sebagai hal yang tidak ada. Percaya akan kamma sebagai titik utama Buddhisme, karena tidak ada akibat jika tidak ada sebab. Segala sesuatu yang berakibat pasti memiliki sebab.

Buddhisme memandang Allah hanya sebagai dewa yang berada dalam surga. Begitu juga dengan sejarah orang yahudi, Allah hanya sebagai Dewa Air. Surga merupakan tujuan akhir dalam Islam dan dianggap kekal. Buddhisme, Surga bukan hal yang kekal. Ketika seseorang terlahir dalam surga, selamanya tidak akan berada dalam surga. Kelahiran kemabali akan dialami oleh semua mahkluk sebelum mencapai Nibbana.

Kazemi, Reza Shah. 2010. Tapak Persamaan: Kesamaan Kerohanian dan Etika Antara Islam dan Buddhisme. London; Felow Institut Diraja Aal-Bayt.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: