review IX

ALAM SURGA

Setiap agama mengenal yang namanya alam membahagiakan setelah kematian, yaitu surga. Surga dalam agama lain dianggap sebagai yang kekal, padahal surga masih diliputi anicca (ketidakkekalan). Masih dapat terlahir kembali ke alam manusia ataupun alam yang lebih menderita. Agama Buddha mengenal 31 alam kehidupan, sebagian yang menderita adalah alam niraya, tirachana, dan alam setan. Kehidupan di alam menderita juga tidak selamanya. Mereka dapat terlahir ke kehidupan yang lebih tinggi lagi, karena masih memiliki timbunan karma baik yang mendukung.

Sebagian agama yang menyatakan surga sebagai hal yang kekal karena masa hidup mahkluknya lama. Alam empat raja dewa, satu hari alam surga sama dengan 50 tahun alam manusia dan usia kehidupan mereka adalah 500 tahun alam surga atau 900 juta tahun alam manusia. Usia kehidupan bertambah sejalan dengan semakin tingginya tingkat alam surga. Di alam surga tingkat keenam, satu hari setara dengan 1600 tahun alam manusia dan usia kehidupan mereka adalah 16000 tahun alam surga atau 9216 juta tahun alam manusia (Dhammavuddho, ___: 7–8). Anggapan bahwa surga kekal, karena masa kehidupan yang begitu lama. Selain itu, mahkluk yang terlahir di alam surga memiliki paras yang indah. Mereka terlahir dengan usia seperti pemuda berumus 17 tahun, hingga kematian menjemput.

 

Referensi

Bhikku Dhammavuddho Mahathera. ____. Pesan Sang Buddha. Diterjemahkan oleh Reti dan Yuliana. Sumatra Utara; Patria.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: