Buddhism And Duties Of A Lay Buddhist

Buddhism And Duties Of A Lay Buddhist
oleh: Ven. K. Sri Dhammananda

AJARAN BUDDHA DAN KEWAJIBAN SEORANG UMAT BUDDHA

Pendahuluan
Agama Buddha bukanlah agama yang berdasarkan kepercayaan. Agama Buddha
adalah agama yang berdasarkan atas moral, konsentrasi, dan kebijaksanaan. Agama
Buddha dihormati oleh dunia karena agama Buddha tidak hanya memberikan
pengetahuan yang lebih luas bagi dunia, tapi juga menolak kepercayaan yang
membuta.
Banyak diantara umat Buddha yang berpikir bahwa dengan pergi ke vihara dan
mempersembahkan bunga di kaki patung Buddha, menyalakan lilin, serta memasang
hio atau membakar dupa berarti selesailah kewajibannya sebagai umat Buddha.
Mereka merasa puas karena tugas keagamaannya telah terpenuhi. Tetapi menurut
ajaran Buddha, seseorang tidak seharusnya merasa puas dengan hanya berbuat
demikian atau mengira dengan melakukan hal-hal seperti itu mereka sudah dapat
dikatakan sebagai seorang umat Buddha
Dengan ajaran sucinya, Buddha tidak menginginkan banyak pengikut yang hanya
memuliakan bayangan dirinya saja. Apa yang diinginkannya hanyalah melihat
sekelompok masyarakat yang beradab, berbudaya, dan penuh kedamaian serta penuh
usaha untuk mencapai Nibbana —Berhentinya roda penderitaan.
Sayangnya, kita sering melupakan ajaran Sang Buddha yang sangat fundamental ini.
Sangat menyedihkan bila kita masuk dalam kelompok orang yang hanya mengikuti
upacara-upacara keagamaan saja. Hendaklah kita mengerti dengan jelas bahwa kita
menyembah Buddha hanya sebagai tanda penghormatan dan rasa terima kasih, karena
Beliaulah yang menemukan Jalan pembebasan tersebut dan sekaligus merupakan
Guru kita, yang kita anggap sebagai “Contoh Kesempurnaan”. Beliau mengajarkan
kepada kita cara menempuh hidup suci dan bahagia pada kehidupan kita yang
sekarang maupun yang akan datang. Beliau pulalah yang menemukan jalan suci
menuju Nibbana, yang merupakan akhir dari segala penderitaan, dan merupakan satu-
satunya jalan abadi menuju pembebasan.
Berapa kalipun kita menyembah di kaki Buddha, itu bukan satu-satunya cara bagi kita
untuk mengikuti jalan hidup seorang Buddha. Tidaklah semudah itu. Untuk menjadi
seorang pengikut Buddha yang sejati, orang harus mengikuti ajaran-ajaran dasar
Buddha dengan sungguh-sungguh. Mereka yang telah mempelajari dan melaksanakan
ajaran Buddha dengan sungguh, akan menyadari bahwa Buddha memiliki banyak
sekali ajaran yang agung. Karena itulah, banyak orang yang bukan umat Buddha
menganggap bahwa agama Buddha merupakan jalan hidup yang benar.

 

read more

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: